Bupati Cianjur Datangi Pelajar Korban Keracunan di RSUD Sayang

Bupati Cianjur dr Mochamad Wahyu Ferdian tinjau langsung Para korban Keracunan di RSUD Sayang

   
Laporan : Budi Panca 

Cianjur Jurnal5.Com// - Bupati Cianjur, dr Muhamad Wahyu Ferdian mengunjungi RSUD Sayang pada Senin(21/4) untuk menjenguk sejumlah murid Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Cianjur yang diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan bergizi gratis (MBG).

Kunjungan tersebut dilakukan setelah ia menerima laporan bahwa banyak pelajar yang dirawat dengan keluhan gejala keracunan.

Bupati Cianjur, dr Muhammad Wahyu Ferdian menyatakan bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendalaman dan belum dapat menyimpulkan penyebab pasti dari kejadian tersebut.

“Kami masih melakukan pengecekan. Beberapa siswa mengalami gejala seperti mual, muntah, dan diare. Kita harus objektif menunggu hasil pemeriksaan laboratorium, baik dari sampel makanan maupun muntahan siswa,” jelasnya.

Menurutnya, penanganan terhadap para siswa menjadi prioritas utama, dan pemerintah daerah akan memberikan pelayanan terbaik.

“Kami turut prihatin dan sedih atas kejadian ini, karena ini menyangkut anak-anak kita. Tentu kita ingin memberikan perhatian lebih terhadap mereka,” ungkapnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan sekolah untuk mendata jumlah siswa yang terdampak.

Seluruh data akan dikumpulkan guna mendapatkan gambaran jelas mengenai kasus tersebut.

“Setelah semua data dan hasil laboratorium keluar, baru kita bisa ambil kesimpulan dan menentukan langkah selanjutnya. Saat ini, kami menunggu hasil objektif dari pemeriksaan yang sedang berlangsung,” tegasnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

progres perbaikan ruangan dan bangunan yang rusak di RSUD Sayang Cianjur sudah mencapai 75 persen Target 31 Mei 2023 Selesai

Ganjar Ramadhan Resmi Nahkodai KORMI Kabupaten Cianjur Masa Bakti 2025-2029

Reses masa persidangan tahun 2024-2025 Hj. Lilis Boy "Demokrat berkoalisi dengan Rakyat Dan Karang taruna Menjadi Ujung Tombak Untuk Kemajuan Desa.