Jajaran Direksi RSUD Sayang Someah Cianjur Hadiri Pencanangan titik Nol menuju penegerian universitas Surya kancana Cianjur

Dongkrak Pertumbuhan IPM, Bupati Cianjur Resmikan Titik Nol Penegerian Universitas Suryakancana

Laporan : Budi Panca 

Cianjur Metro9 blogspot.Com// – Bupati Cianjur, Herman Suherman meresmikan titik nol penegerian Universitas Suryakancana (Unsur) di Jalan Pasirgede Raya, Sabtu (18/3/2023).

Herman menyebut, penegerian Unsur merupakan upaya pemerintah dalam mendongkrak pertumbuhan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Cianjur Jawa barat.

“Penegerian Unsur ini atas dasar dorongan dari masyarakat Kabupaten Cianjur dan kami pemerintah mendukung dalam hal penegerian ini,” ujar Herman kepada awak media, Sabtu (18/3/2023).

Menurutnya, dengan hadirnya Universitas Negeri di Cianjur, bisa memantik keinginan masyarakat Cianjur untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
Poto Istimewa  : Jajaran Direksi Dan Manajemen Saat Berpoto Bersama.

“Yang mana selama ini, usia harapan pendidikan masih 9 tahun,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Herman, pendidikan akan lebih murah ketika Unsur Cianjur sudah menjadi negeri. Ditambah, nantinya pemerintah daerah pun akan lebih banyak memberikan beasiswa bagi para siswa tingkat SMA/SMK untuk melanjutkan pendidikan di bangku kuliah.

Sementara itu, Rektor Unsur Cianjur, Prof. H. Dwidja Prianto, menyampaikan bahwa penegrian ini sudah sejak lama direncanakan.

“Rencana jadi negeri sudah lama, tapi pemicunya dari Bapak Bupati Herman, Kita saling dorong, kolaborasi, dan kerja sama dengan baik,” ujar Dwidja.

Selain pencanangan titik nol penegerian Unsur ini ini, lanjutnya, Pemkab Cianjur nantinya akan menyediakan berbagai fasilitas pendukungnya.
“Sementara dari pihak Unsur akan menyediakan Sumber Daya Manusia (SDM),” tutup Dwidja. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengurus Hamida Cianjur Dikukuhkan, Begini Harapan Ketua

Penasehat Hukum Fans & Partners Dampingi Sobat Petani Ke Polres Cianjur.

Komisi A DPRD Cianjur Apresiasi Gerak Cepat Bupati Cianjur Dalam Menanggapi Tuntutan Guru Honorer.